Galaxy News
Minggu, 19 April 2026
  • Batanghari
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Advertorial
  • Opini
No Result
View All Result
Galaxy News
  • Batanghari
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Advertorial
  • Opini
Galaxy News
HOME BATANGHARI DAERAH NASIONAL EKBIS PENDIDIKAN HUKRIM POLITIK PEMERINTAHAN ADVERTORIAL OPINI

Pakar Hukum Dr.Faisal Ridwan : Pendekatan Humanis Di Butuhkan Dalam Penanganan Ilegal Driling Dan Pungli Di Batanghari

16 Desember 2024
in Daerah
Pakar Hukum Dr.Faisal Ridwan : Pendekatan Humanis Di Butuhkan Dalam Penanganan Ilegal Driling Dan Pungli Di Batanghari
133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GalaxyNews.Co.Id.Batanghari/Jambi. – Maraknya praktik ilegal drilling dan pungutan liar (pungli) di Kabupaten Batang Hari telah menjadi topik panas, terutama setelah berbagai unggahan di media online, TikTok, dan Instagram memicu perhatian publik. Namun, menurut Dr. Faisal Ridwan, pakar hukum pidana dan tata negara, penanganan masalah ini memerlukan pendekatan yang lebih humanis daripada sekadar tindakan represif.

“Pelaku illegal drilling atau pungli bukan hanya pelanggar hukum, tetapi juga korban dari sistem yang tidak memberikan mereka pilihan ekonomi yang layak. Mereka terpaksa melakukannya untuk bertahan hidup, terutama di tengah keterbatasan akses terhadap pekerjaan yang legal,” ujar Dr. Faisal Ridwan saat diwawancarai.

Ia menegaskan bahwa fenomena ini adalah cerminan dari masalah struktural yang lebih dalam, seperti ketidakadilan pengelolaan sumber daya alam dan minimnya kehadiran negara dalam memberdayakan masyarakat lokal.

Dalam beberapa pekan terakhir, platform seperti TikTok dan Instagram ramai dengan video dan foto yang menunjukkan aktivitas ilegal drilling dan pungli di Batang Hari. Sayangnya, menurut Dr. Faisal, narasi yang muncul cenderung menyudutkan pelaku tanpa mempertimbangkan konteks sosial-ekonomi mereka.

“Media sosial sering kali menggiring opini publik dengan cara yang sensasional, menggambarkan pelaku sebagai musuh masyarakat tanpa menggali latar belakang yang mendorong tindakan mereka,” jelasnya.

Dr. Faisal juga mengingatkan bahwa stigma yang berlebihan dari masyarakat, termasuk melalui media sosial, dapat memperburuk kondisi pelaku dan keluarganya, serta menciptakan jarak antara masyarakat dan upaya penegakan hukum yang lebih adil.

Sebagai solusi, Dr. Faisal Ridwan mengusulkan pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyediakan alternatif pekerjaan bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada praktik ilegal.

“Kita perlu memberikan pelatihan keterampilan, akses modal usaha, dan membuka lapangan kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Tanpa solusi ini, tindakan represif hanya akan memicu masalah baru,” tambahnya.

Selain itu, ia menyarankan agar edukasi hukum dilakukan secara masif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dampak negatif dari kegiatan ilegal drilling dan pungli, baik terhadap lingkungan maupun stabilitas hukum.

Dr. Faisal mengimbau pemerintah untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur sosial yang dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik ilegal. Di sisi lain, ia meminta masyarakat untuk melihat persoalan ini secara objektif.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Jika kita terus menyalahkan pelaku tanpa memperbaiki sistem, fenomena seperti ini akan terus berulang. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga hukum adalah kunci penyelesaian,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang lebih manusiawi, Dr. Faisal Ridwan optimistis bahwa masalah illegal drilling dan pungli di Kabupaten Batang Hari dapat ditangani secara berkelanjutan tanpa mengorbankan keadilan sosial.(Rd***001)

Previous Post

Pasca Cuti Kampanye Pemilukada Bupati Mhd.Fadhil Arief Bertindak Inspektur Upacara Di Halaman Kantor Bupati

Next Post

119 Orang Pemancing Unjuk Ketrampilan Dalam Rangka Memeriahkan HUT Ke-76 Kabupaten Batanghari

Next Post
119 Orang Pemancing Unjuk Ketrampilan Dalam Rangka Memeriahkan HUT Ke-76 Kabupaten Batanghari

119 Orang Pemancing Unjuk Ketrampilan Dalam Rangka Memeriahkan HUT Ke-76 Kabupaten Batanghari

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • UNISBA Batang Hari Gelar PBAK Mahasiswa Baru : Sambut Dengan Semangat

    UNISBA Batang Hari Gelar PBAK Mahasiswa Baru : Sambut Dengan Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNS Staf Kecamatan Muara Bulian Jarang Ngantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Batang Hari Mensuport Para Panitia Pemilihan(PPK) Dalam Acara Pelantikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama Masuk Kerja Usai Cuti Dan Libur Bersama Hari Raya Idulfitri 1444 H Bupati Batanghari Sidak Ke Dinas PDK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Kota Jambi & Pemkab Batanghari Tandatangani Kesepakatan Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Galaxy News

© 2022 Galaxy News | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tidak Hanya Mengkritik – Tapi Memberi Solusi
  • Tidak Hanya Mengkritik, Tapi Memberi Solusi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Batanghari
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Opini
  • Advertorial

© 2022 Galaxy News | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist