Sumberberita.co.id, Jambi – Jasad yang diduga jenazah Ahmad Sabri (18), siswa SMK Muhammadiyah Kota Jambi ternyata tinggal tulang atau kerangka tubuh. Tidak nya kini tak bisa lagi dikenal secara kasat mata.
Kondisi jenazah ini sudah dikonfirmasi keluarga Sabri. Saat ini keluarga tersebut menunggu hasil pemeriksaan forensik.
“Saya sudah dapat info dari teman di sana. Tim SAR sudah menemukannya tak jauh dari kamp. Mayatnya tinggal tulang-tulang,” kata Ipul, paman Ahmad Sabri, Rabu (12/10) malam.
Ia pun menyampaikan pihak keluarga sedang menuju Polres Sarolangun. “Untuk memastikan, sekarang ibunya sudah berangkat ke Sarolangun untuk melihat tes DNA,” ungkapnya.
Bagian tubuh manusia ini ditemukan sejauh 2 kilometer dari lokasi terakhir Sabri terlihat. Lokasi penemuannya berada di tengah hutan.
Walaupun tidak bisa dikenal secara kasat mata, di sekitar penemuan ini terdapat pakaian, tas, sepatu, dan GPS milik Sabri.
“Kami menemukan korban sudah meninggal dunia. Sudah tidak dapat dikenal,” ujar Kepala Basarnas Jambi, Kornelis, Rabu (12/10) malam.

Tim SAR gabungan yang menemukan korban ini terdiri dari kepolisian, Basarnas Jambi, TNI, BPBD, dan sebagainya. Tim ini dibantu masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
Sebagaimana berita sebelumnya, Ahmad Sabri hilang di area pertambangan, Desa Gurun Mudo, Sarolangun, Jambi, yang menjadi tempatnya magang. Kabar terakhir yang didapatkan, remaja tersebut sedang berjalan kaki sejauh berkisar 1,5 kilometer untuk mengantarkan makanan, Rabu (5/10). (*)






Discussion about this post