GalaxyNews.Co.Id. Batanghari/Jambi.– Kejadian pemukulan dan pengeroyokan sesama rekan sopir armada angkutan batu bara kembali terjadi, hal ini menimpa salah seorang sopir armada angkutan batu bara bernama Taufik alias sangkut.
kejadian berlangsung Kamis, ( 2/2/2023 ) payo kerupuk Desa Simpang Kubu Kandang Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Jambi, kasus pemukulan ini sudah dilaporkan korban ke aparat kepolisian setempat dalam hal ini Polsek Jembatan Mas Kecamatan Pemayung.
Korban pemukulan Taufik mengalami luka dibagian alis sebelah kanan serta memar dibagian kepala, Kapolsek Jembatan Mas Kecamatan pemayung AKP.Sunardi.SH membenarkan kejadian tersebut, ia menyarankan agar kasus pemukulan dan pengeroyokan Riski cs dapat dilakukan dengan perdamaian mengingat antara pelaku dan korban pemukulan masih ada hubungan kekeluargaan.
Berdasarkan petunjuk yang diarahkan oleh Kapolsek akhirnya kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian, yang dihadiri keluarga kedua belah pihak, keluarga korban sepakat dengan perjanjian pihak pelaku menanggung seluruh biaya pengobatan terhadap korban.
Berdasarkan keterangan dari ketua lembaga adat Desa Tebing Tinggi kecamatan Pemayung Eradi didalam adat disebutkan berdamai itu lebih baik, apapun kesalahan pelaku terhadap korban telah dimaapkan oleh pihak korban ujarnya.
Hasil keputusan dalam sidang adat disaksikan bersama dan harus disepakati, keputusan pelaku menanggung seluruh biaya pengobatan terhadap korban serta selemak semanisnya wajib dilaksanakan oleh pelaku, sebagai mana dituangkan dalam perjanjian ungkap ketua lembaga adat Eradi.
( Andi katul**** )






Discussion about this post